Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

21 Februari, 2014

Kenapa Kulit Gatal Sesudah Diolesi Pengecap Buaya? Ini Jawabannya!

By MOBILE-PRO | At 01.04 | Label : , , | 0 Comments
 Tanaman pengecap buaya sudah semenjak usang dimanfaatkan sebagai materi utama dalam pembuatan ber Kenapa Kulit Gatal Setelah Diolesi Lidah Buaya? Ini Jawabannya!

Lidah buaya menciptakan kulit gatal. Tanaman pengecap buaya sudah semenjak usang dimanfaatkan sebagai materi utama dalam pembuatan banyak sekali produk kecantikan. Salah satu produk berbahan dasar pengecap buaya yang saya ketahui cukup terkenal di kalangan para beauty influencer yaitu Aloe Vera Gel. 

Jika Anda biasa mengikuti postingan para beauty blogger niscaya Anda pernah membaca satu beauty blogger yang membahas ihwal produk tersebut. Kali ini saya akan membahas mengenai dampak samping penggunaan gel aloe vera secara topikal pada kulit. Mengapa pengecap buaya menciptakan kulit terasa gatal? Baca terus ulasannya hanya di sini.

Merawat kulit tentu saja penting untuk dilakukan oleh siapa saja dan untuk rentang usia berapapun. Meskipun di luar sana ada begitu banyak produk perawatan kulit berbasis kimia, hingga kapanpun tetap saja produk herbal dengan materi alami yaitu yang terbaik. 

Selain lebih terjaga kualitasnya, melaksanakan perawatan kulit dengan materi alami lebih minim dampak samping. Salah satu cara alami untuk merawat kecantikan kulit yaitu dengan memanfaatkan tumbuhan eksotis berjulukan pengecap buaya.

Di tempat timur tengah menyerupai Mesir, pengecap buaya bahkan mendapat sebutan sebagai tumbuhan keabadian. Sang ratu Mesir Cleopatra telah menggunakan tumbuhan keabadian ini untuk merawat kecantikan kulitnya di gurun pasir nan gersang biar tidak hingga mengalami kekeringan dan mengelupas. 

Penggunaan tumbuhan pengecap buaya oleh Ratu Cleopatra ini tentu saja bukan tanpa alasan. Khasiat tumbuhan pengecap buaya telah terbukti dengan betapa termasyhur kecantikan sang ratu bahkan hingga ketika ini.


Aplikasi Tanaman Lidah Buaya Segar di Kulit


Didorong oleh rasa ingin tau yang sudah tidak sanggup dibendung lagi, saya berinisiatif untuk mencoba melaksanakan perawatan kulit dengan gel dari tumbuhan aloe vera asli. Tidak hanya kulit wajah saja, melainkan juga kulit badan menyerupai tangan dan kaki. 

Lebih dari itu saya juga mengaplikasikannya pada kulit kepala untuk mengurangi kerontokan rambut yang sedang saya alami. Katanya pengecap buaya juga ampuh untuk menciptakan rambut jadi lebih lebat dan kuat.

Pertama, saya mencoba gel aloe vera ini pada kulit kepala. Saya menggunakan tumbuhan pengecap buaya segar yang saya tanam sendiri di halaman rumah. Jika Anda juga ingin menunjukan seberapa ampuh khasiat tumbuhan pengecap buaya ini untuk kecantikan, saya sarankan untuk menggunakan tumbuhan pengecap buaya yang masih segar.

FYI, saya sedang mengalami problem kerontokan rambut yang cukup serius dan kali ini saya mencoba menaklukkan problem ini menggunakan tumbuhan pengecap buaya. Ambil sebanyak 2 helai aloe vera segar lalu cuci hingga bersih. 

Kupas lapisan kulit berwarna hijau hingga tersisa gel beningnya saja. Gunakan gel bening tersebut untuk digosokkan pada kulit kepala Anda secara benar-benar menyeluruh. 

Untuk memudahkan aplikasi, Anda sanggup menghaluskan gel dengan cara memblendernya terlebih dahulu lalu gres memakainya sebagai masker rambut. Tunggu hingga gel mengering lalu bilas dengan shampoo kesukaan Anda.

Kedua, saya mencoba gel aloe vera untuk merawat kulit wajah, tangan dan juga kaki. Tujuan utama aplikasi ini yaitu untuk melembabkan dan juga mengurangi garis halus serta noda gelap akhir bekas jerawat. 

Sebelumnya saya belum pernah mencoba aloe vera alami untuk diaplikasikan ke kulit. Jadi, ini merupakan kali pertama saya mencoba perawatan kulit menggunakan aloe vera alami. Cara mempersiapkan gel aloe vera ini sama menyerupai cara di atas, hanya berbeda dalam penggunaannya saja. 

Anda cukup mengoleskan gel pengecap buaya ini pada kulit wajah, tangan dan kaki secara merata. Tunggu hingga masker benar-benar kering dan cuci menggunakan air higienis hingga kulit terasa kesat. 

Ada satu hal menarik yang sanggup saya ceritakan ihwal aplikasi masker pengecap buaya ini. Sesaat sesudah mengaplikasikan gel pengecap buaya pada kulit maka kulit saya terasa gatal

Setelah saya mencari banyak sekali warta dari banyak sekali literatur ilmiah, ternyata dampak samping tersebut sanggup disebabkan oleh adanya reaksi alergi terhadap komponen dalam gel pengecap buaya. Efek tersebut sanggup dirasakan dengan intensitas berbeda pada setiap individu. 

Ada juga yang tidak mencicipi gatal ketika diolesi gel pengecap buaya pada kulitnya. Maka saya simpulkan bila kulit sayalah yang alergi terhadap pengecap buaya.


TIPS


Meski reaksi alergi yang ditimbulkan sanggup muncul dalam skala yang berbeda satu sama lain, sebaiknya Anda tetap meragukan tanda-tanda yang mungkin muncul. 

Pada beberapa masalah dampak alergi pengecap buaya yang ditimbulkan sanggup berupa rasa gatal, bengkak, atau bahkan ruam kemerahan pada sekujur kulit yang terkontaminasi. Jika hal ini terjadi maka segeralah menghubungi dokter terdekat.

Nah, dengan adanya kemungkinan alergi tersebut maka ada baiknya untuk sedia payung sebelum hujan alias melaksanakan tindakan pencegahan. Lakukanlah serangkaian tes sederhana sebelum Anda memutuskan untuk memasukkan aloe vera ke dalam rangkaian perawatan kecantikan sehari-hari.

BAGUS JUGA UNTUK DIBACA:
Cara Membuat Masker Lidah Buaya Agar Tidak Gatal

Untuk mengetahui apakah Anda mempunyai alergi terhadap beberapa komponen dari tumbuhan golongan kaktus ini caranya sangat mudah. 

Ambil beberapa potongan gel pengecap buaya yang telah dipisahkan dari potongan daun yang berwarna hijau, lalu oleskan pada punggung tangan atau area belakang telinga. Jika terjadi reaksi hipersensitivitas menyerupai gatal atau rasa panas sebaiknya hentikan pemakaian.


Pengalaman Saya


Saya menggunakan gel pengecap buaya di wajah eksklusif timbul rasa gatal yang agak sedikit panas. Rasa gatal ini akan menghilang dengan sendirinya seiring masker pengecap buaya tersebut mengering. 

Namun jujur saja gatal-gatal yang saya rasakan cukup mengganggu lantaran sangat "kemruyek" di kulit. Rasanya menyerupai habis terkena sanggup ulat bulu. Ini benar-benar menciptakan saya merasa tidak nyaman. 

Dua hari berselang saya mencoba lagi perawatan ini dan tadaaa...timbul dampak gatal-gatal yang sama. Namun bila dibandingkan dengan rasa gatal ketika menggunakan masker tomat, tampaknya gatal akhir masker pengecap buaya ini sedikit lebih parah.

Baca juga:
Mengapa Masker Tomat Perih dan Gatal di Kulit?

Namun demikian meskipun terjadi dampak samping gatal-gatal, rasa itu hilang ketika saya membasuh masker menggunakan air dingin. Perlahan namun niscaya kondisi kulit saya telah kembali menyerupai sedia kala. Alhamdulillah. 

Keesokan harinya saya berpikir 1000 kali (banyak amat) untuk kembali melaksanakan perawatan kulit menggunakan gel dari tumbuhan pengecap buaya. Alhasil saya hanya menggunakannya untuk merawat rambut dan kulit kepala. Hasilnya sanggup dirasakan semenjak pemakaian pertama. 

Seperti apa? Yes! Rambut menjadi lebih kuat, tumbuh subur, lebih berkilau, dan yang paling saya suka rambut juga semakin lembut. Wah!

Baca juga:
Cara Efektif Menumbuhkan Rambut dengan Lidah Buaya

Itu beliau pengalaman saya menggunakan tanaman pengecap buaya untuk merawat kulit wajah dan juga rambut. Memang agak sedikit kurang menyenangkan di potongan perawatan kulitnya tapi tidak mengapa lantaran pengalaman yaitu guru terbaik. Semoga pengalaman saya ini bermanfaat untuk teman-teman semuanya. Aamiin.

Selamat mencoba perawatan kecantikan alami dengan gel pengecap buaya ya guys. Semoga berhasil dan hingga jumpa di artikel selanjutnya. Stay tune! Jika Anda mempunyai pertanyaan, kritik & saran terkait goresan pena ini silakan tinggalkan pesan di kolom komentar. Komen yuk?! ^_^


(diens)

19 Februari, 2014

[Review] Tender Care Blackcurrant

By MOBILE-PRO | At 01.04 | Label : , | 0 Comments
 di blog ini untuk mengembangkan warta menarik terkait interest saya [REVIEW] Tender Care Blackcurrant

Hi guys, how's life? Senang banget bisa berjumpa lagi  di blog ini untuk mengembangkan warta menarik terkait interest saya. Apakah Anda familiar dengan beeswax? Kalau belum familiar atau belum pernah memakai produk beeswax artinya Anda cocok membaca artikel ini. Well, hari ini kita akan bareng-bareng membahas (lebih tepatnya me-review) produk kecantikan Swedia (uihh jauh banget) yaitu Tender Care. Ada yang tahu produk semacam apakah ini? Yups pastinya produk perawatan kecantikan.

Usut punya usut, Tender Care ini legend banget. Bagaimana tidak, produk ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1980 dengan varian pertamanya. Ternyata produk yang diracik oleh dua bersaudara asal Swedia ini mendapat sambutan yang cukup baik dari para konsumen. Alhasil produk tersebut terus tersebar hingga ke banyak sekali penjuru bahkan hinggga ketika ini.

Pada awalnya Tender Care hanya ada satu varian saja. Namun usang kelamaan seiring dengan perkembangan dunia personal care yang kian pesat, hadirlah varian Tender Care yang diubahsuaikan dengan kebutuhan pasar. Sampai ketika ini tercatat ada lebih dari 5 varian Tender Care yang telah dikeluarkan oleh Oriflame.

Mengapa Tender Care Legend
Apa kriteria dari sesuatu yang disebut legend? Apakah hanya sebab usianya yang telah melampaui banyak dekade? Tentu saja bukan hanya itu. Legenda niscaya menyisakan sebuah dongeng menarik, begitu juga dengan Tender Care.

Puluhan tahun eksis di dunia kosmetik dan personal care tidak menciptakan Tender Care kemudian tergusur ke pinggir oleh hadirnya produk baru. Justru sebaliknya, usul pasar akan produk ini tidak pernah sepi setiap bulannya. Hal ini bisa dilihat dari produk yang sering out of stock di gudang. Ini menjadi salah satu bukti betapa para konsumen mengasihi si mungil Tender Care dari masa ke masa.

Bahan Utama
Setiap produk berkualitas tentu saja terbuat dari bahan-bahan kualitas premium, begitu juga Tender Care kesayangan Anda ini. Sebagai balm bagus yang diformulasikan untuk kulit kering, materi pembuatannya ternyata nomor wahid. Perpaduan ciamik dari Emolien, Vitamin E, dan Beeswax begitu efektif untuk banyak sekali keluhan terkait kulit kering. Hal ini menciptakan Oriflame tetap mempertahankan formula Tender Care semenjak pertama dilahirkan pada tahun 1980. Wow!

Jika Anda yaitu pengguna setia si mungil yang satu ini niscaya Anda juga menyadari bahwa formula Tender Care sama sekali tidak pernah berubah dari masa ke masa. Konsistensi dan akad produsen dalam mempertahankan kualitas produk legendarisnya ini menciptakan pecinta Tender Care tidak mau berpaling ke lain hati.

Review Tender Care Blackcurrant

 di blog ini untuk mengembangkan warta menarik terkait interest saya [REVIEW] Tender Care Blackcurrant

Hari ini saya ingin memperlihatkan review penggunaan Tender Care varian buah yaitu Blackcurrant. Sebenarnya fungsi dari produk ini sama saja antara versi original dengan yang aneka rasa, hanya untuk varian buah mempunyai aroma yang lebih enak (menurut saya) dan juga menarik hati. Kok bisa menarik hati? Iya jika berdasarkan saya memang lebih menggoda sebab aromanya yang harum menciptakan saya merasa lebih nyaman dalam menggunakannya sehari-hari.

Khusus untuk varian Blackcurrant, Oriflame kembali memperlihatkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Dipilihnya buah ini sebagai salah satu varian produk legendarisnya tentu telah melalui pedoman yang benar-benar matang. Terlebih untuk sebuah perusahaan besar nan populer diseluruh dunia menyerupai Oriflame. Perlu untuk teman-teman ketahui bahwa Tender Care Blackcurrant tidaklah mengandung elemen buah di dalamnya. Makara aroma blackcurrant yang ada merupakan artificial scent.

Meskipun demikian, berdasarkan pengamatan saya terhadap dua varian Tender Care yaitu original dan blackcurrant, terdapat satu perbedaan yang cukup signifikan diantara keduanya. Apakah itu? Yap, selain perbedaan aroma, di sana saya dapati adanya perbedaan tekstur balm. Wah ini cukup menarik perhatian saya untuk mengulas lebih jauh wacana apa bahwasanya menjadi faktor penyebab perbedaan tekstur tersebut?. Mengapa Tender Care Blackcurrant bertekstur lebih 'keras' daripada Tender Care Original? Dan ternyata hingga ketika ini saya belum mendapat jawabannya. Hehe...

Saya telusuri hingga ke website Oriflame juga tidak ada yang menyebutkan bahwa di dalam Tender Care Blackcurrant terdapat elemen buah blackcurrant. Di sana hanya tertulis materi baku parfum yang sanggup saya artikan sebagai parfum dengan aroma blackcurrant. Sejauh pemahaman saya menyerupai itu. Nah sehabis review produknya, kini mari kita berlanjut ke review penggunaannya.

Review Penggunaan Tender Care Blackcurrant
Waktu pertama kali beli varian ini saya pribadi suka banget dengan aroma buahnya yang hmm so nyummy! Aromanya menyerupai segar dan menciptakan pengecap jadi ingin makan buah. Duh! Wangi blackcurrantnya kemana-mana meski produk masih tersegel rapat.

Saya memakai Tender Care Blackcurrant untuk tujuan perawatan yang sama yaitu merawat kelembutan bibir, siku, lutut, tumit, kuku, sudut mata, dan terkadang juga bulu mata. Efeknya untuk bulu mata bisa memperlihatkan kesan bulu mata lebih bervolume. Ini penting untuk saya yang mempunyai bulu mata tipis. Hihi...

Kalau untuk bibir dan sekitarnya, atasnya, bawahnya hingga tumit sudah tidak diragukan lagi. Saya gunakan setiap malam hari menjelang tidur untuk menjaga kelembaban dan kelembutannya. Hasilnya kulit pada area tersebut benar-benar terjaga kelembutannya secara maksimal. So smooth like a baby's skin. 

Manfaat Tender Care yang lain (ini Istimewa banget) yang sudah saya rasakan yaitu bisa mengembalikan warna kulit yang gosong akhir terbakar sinar matahari. Cara alami ini ajib deh, hanya dalam seminggu kulit gosong kembali menyerupai semula. Must try! *kompor hehe... Tapi serius ini bukan promoted article but an honest review only guys. Eh ada satu lagi keuntungannya tapi ini cocoknya untuk si kulit kering dan normal sih. Tender Care ini bisa banget dijadikan base make up dan akan menciptakan make up tahan lamaaa!.

Pokoknya inti dari review ini yaitu saya puas dengan khasiatnya di kecil mini imut Tender Care dari Oriflame. Bukan hal yang mengherankan jika saya jadi repeat order terus menerus. Dibuat jatuh cinta olehnya semenjak 2010 until now! ^_^

Yups...itu ia review produk kesayangan saya yang bisa saya sampaikan hari ini. Hopefully, review Tender Care Blackcurrant ini bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba ya guys...semoga kalian bakal suka (dan harus suka *loh) sama produknya! See you on my next special post in here. 


(diens)

kata kunci terkait:
tender care protecting balm
tender care review
review tender care blackcurrant
tender care blackcurrant oriflame
tender care balm oriflame review
tender care dipakai untuk
review tender care untuk bibir kering
review tender care untuk bibir pecah-pecah
review tender care untuk kulit gosong
review tender care untuk tumit pecah-pecah

12 Februari, 2014

Cara Memperbaiki Kasur Angin Yang Bocor

By MOBILE-PRO | At 01.04 | Label : , , | 0 Comments

Cara menambal kasur angin. Sekitar bulan Mei tahun 2015 kemarin saya membeli kasur angin merk Best*way secara online di tokoped*a. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, beberapa ratus ribu rupiah saja. Dalam waktu kurang dari tiga hari pengiriman, kasur angin sudah hingga di tangan saya. Berhubung saya ini anak kos dan kemudahan di kamar saya hanyalah single bed, kasur angin ini saya pakai sebagai cadangan bila ada keluarga atau sahabat yang tiba menginap. Kasihan kan kalau suruh tidur di lantai? Hehe...

Kasur pesanan sudah di tangan. Saatnya sanksi yuk?!

ISI PAKET
Di dalam paket ada satu set kasur angin Best*way yang saya beli dibungkus rapi dengan kemasan kardus serta terbungkus bubble wrap untuk meminimalisir benturan yang sanggup mengakibatkan cacat barang yang diakibatkan oleh kecelakaan atau kelalaian kurir. Kesan pertama cukup puas lah dengan pelayanan seller. Paketnya dikemas dengan aman.

Satu per satu saya cek isinya ada satu buah kasur angin, satu buah pompa angin dan seperangkat alat repair/penambal kasur serta lem kasur. Lengkap dan sama ibarat yang tercantum di iklannya. Dikasih alat tambal juga??? Iya betul. Ini jujur hal pertama yang terbesit di pikiran saya ketika melihat perlengkapan reparasi itu yakni apakah ini mengambarkan bahwa kasur ini gampang bocor??? Masih menjadi misteri.

SAATNYA MENCOBA
Material yang digunakan pada kasur yakni homogen karet tebal  dilapisi semacam beludru di belahan atasnya. Mungkin tujuannya supaya kasur tidak terasa panas ketika digunakan untuk tidur tapi juga tetap kedap air. Cocok deh buat mereka yang punya anak kecil dan baby yang pada umumnya masih sering mengompol.

Ketika dipegang belahan atas kasur cukup lembut meski tetap ada sensasi agak panas, sedikit. Jika Anda pernah melihat iklan kasur angin Best*way di televisi, ya ibarat itulah penampakannya. Kurang lebih persis sama dengan apa yang digambarkan di televisi.

Excited dengan benda di depan mata saya itu, tak perlu menunggu waktu usang untuk mencobanya. Eksekusi dimulai...!!!

MERAKIT
Pertama, saya keluarkan kasur dari pembungkusnya. Sabar yaa membuka pembungkus yang dobel-dobel itu harus sabar. Kedua, saya mulai merakit pompa angin yang disertakan di dalamnya. Finally, agar kasurnya sanggup digunakan, pastinya harus diisi angin. 

Hehe...iya lah namanya juga kasur angin ya harus diisi angin dong. Mulailah saya memompa sedikit demi sedikit. Lumayan usang juga sih waktu yang diharapkan untuk memompa ini kasur hingga terisi penuh dan siap digunakan untuk tidur. Agak bikin gempor. Kalau boleh kasih saran sih lebih baik dipompa berdua, bergantian gitu.

Tapi ingat, jangan terlalu keras alias jangan terlalu banyak diisi angin ya, tapi juga jangan terlalu sedikit. Kaprikornus ya yang sedang-sedang saja deh. Pasalnya, kalau terlalu banyak angin, kasurnya menjadi terlalu keras sehingga kurang nyaman untuk digunakan beristirahat. Sebaliknya, bila anginnya terlalu sedikit, maka kasur kurang mengembang. Hasilnya, akan terasa ibarat tidur di atas karpet plastik atau bahkan terasa ibarat tidur di atas lantai. Waduh!

Setelah memompa hingga cukup berkeringat, balasannya kelar sudah. Huh capek!

KEMPES
Lima hari pertama, semua dalam kondisi baik-baik saja. Kasur angin ini masih menunjukkan kenyamanan dalam tidur. Pada hari keenam, lha kok ada yang aneh ya? Saya perhatikan kasur ini makin hari kok makin tipis dan anginnya berkurang. Wah mulai kecewa saya.

Karena tidak sanggup mengatasinya sendiri, maka saya berkonsultasi pada seorang teman. Semua saya pasrahkan deh ke dia, yang penting ada solusi. Dan benar, pecah sudah inti permasalahannya oleh pemeriksaan sahabat terbaik satu ini.

TERNYATA BOCOR
Pemirsa! Ternyata kasurnya mengalami kebocoran sehingga ketika digunakan, semakin hari anginnya semakin berkurang hingga balasannya habis. Kan nggak asyik banget ya? Bayangkan! Pas malam harinya kita tidur di atas kasur angin empuk nyaman ehhh berdiri tidur tahu-tahu sudah kempes aja tuh kasur. Kaprikornus paginya cuma semacam terkapar di atas tikar plastik. Gubrakkk!!! Berasa apa banget nggak sih. Hiks sedih.

SOLUSINYA???
Jika terjadi kebocoran, solusinya ya cuma ada dua. Pertama, cari di mana titik bocornya kemudian tambal kebocoran itu. Kedua, yang lebih praktis, beli kasur angin baru. Heheheu... Saya sih pilih solusi pertama dulu. Maklum anak kos harus menghemat biaya hidup agar sanggup napas hingga selesai bulan.

Ribet banget dah yang namanya nyari titik kebocoran nih kasur angin. Dengan kesabaran dan ketelatenan sahabat saya, balasannya ketemu deh itu bocoran. Cuzzz...ambil repair kit dari kantong ajaib. Tunggu beberapa ketika agar lemnya kering and tadaaa...kasur angin sanggup digunakan lagi tanpa bocor. Senangnya... Thanks a bunch hey kamu... :)

LAGI
Alhamdulillah saya sudah happy banget kasurnya beres ehh tahu nggak? Pas berdiri tidur besok paginya, dia kempes lagi. Aduhhh kecewe part 2 lah saya! Eh maksudnya kecewa. Hhe...

Jadi proses penambalan kebocoran kasur yang dilakukan tempo hari itu memang membantu, tapi tampaknya tidak menutup tepat lubang bocor. Yaa kira-kira masih ada lubang mikroskopis yang memungkinkan udara menerobos pergi. Halah!

TERULANG
Proses menambal kasur angin berlangsung berulang-ulang-ulang dan ulang. Ternyata kasur angin itu bocor lagi dan lagi. Lubang kebocorannya pun berpindah tidak hanya satu. Memang sih masih sanggup dipakai, tapi ya itu. Pas setiap mau digunakan tidur harus dipompa dulu hingga tingkat keempukan yang diinginkan, namun jangan terlalu keras. Nanti malah bikin lubang bocornya nambah lagi.

Tingkat kekempesan pas pagi harinya itu, angin belum habis 100%. Masih ada tersisa di belahan dalam kasur angin tapi jumlahnya yang tidak memadai menciptakan tubuh kita tidak berasa tidur di atas kasur melainkan di atas karpet.

INCURABLE
Setelah dicoba ditambal sebanyak beberapa kali, ternyata kondisi si kasur angin ini masih tetap sama. Selalu mengempes di pagi harinya. Akhirnya hingga kini kasur angin itu hanya disimpan saja di almari.

SARAN
Buat teman-teman yang punya rencana ingin membeli kasur angin, mungkin pengalaman saya ini sanggup dijadikan materi pertimbangan. Ada yang pernah punya pengalaman serupa nggak? ^_^

Sekian pengalaman saya memakai kasur angin Best*way.

Semoga bermanfaat!


(diens)

01 Februari, 2014

Review Peeling Mundisari Mustika Ratu

By MOBILE-PRO | At 01.04 | Label : , | 0 Comments
Review Peeling Mundisari Mustika Ratu kemasan 60 gram

Hello dears, today I am going to talk about skin care. Untuk lebih spesifiknya hari ini saya akan membahas ihwal sebuah produk perawatan wajah dengan brand yang sudah cukup populer di Indonesia. Dia yaitu Peeling Mundisari Mustika Ratu. Ada yang tahu?


Tentang Mustika Ratu


Mustika Ratu yaitu perusahaan produk kecantikan berbasis herbal alami yang sudah bangun dalam jangka waktu lebih dari 25 tahun di kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Perusahaan ini mengusung filosofi Jawa dalam setiap produknya.

Uniknya, semua inspirasi berasal dari peninggalan tradisi leluhur Keraton Surakarta Hadiningrat. Mustika Ratu TBK memproduksi aneka macam produk yang bermuara kepada kesehatan dan kecantikan holistik luar dan dalam. Indonesia banget bukan?

Untuk merawat kecantikan dari luar, Mustika Ratu telah meluncurkan aneka macam produk terbaiknya. Diantaranya yaitu produk personal care. Bahan yang digunakan yaitu aneka macam jamu-jamuan (tanaman herbal) yang tumbuh subur di Indonesia, khususnya tanah Jawa.

Produk terbaik yang akan saya review hari ini yaitu Peeling Mundisari.


Perkenalan Dengan Peeling Mundisari

Saya mengenal peeling ketika duduk di dingklik universitas. Saat itu memang sudah waktu yang sempurna untuk mengenal peeling. Mengingat usia saya sudah lepas dari masa remaja.

Dari awal melihat sudah tertarik dengan kemasannya yang sederhana. Ditambah dengan adanya aksen batik jadi makin cantik. Mungkin alasannya yaitu saya orang Jawa jadi ketertarikan itu semakin lengkap saja.

Mustika Ratu dikenal dengan komitmennya mengusung personal care herbal ala keraton dalam setiap produknya. Kemasannya saja beraksen batik. Jatuh cintalah saya pada pandangan pertama. Hehe

Kenapa gres review sekarang? Sebenarnya maunya sih dari dulu. Tapi dulu saya masih terlalu sok sibuk dengan acara kampus hingga tidak sempat mengurus blog. #alasan


Pengalaman Menggunakan Peeling Mundisari

Saat mencoba produk ini saya belum pernah memakai peeling sebelumnya. Hingga suatu hari saya melihat sebuah iklan komersial yang dibintangi oleh Artika Sari Devi di layar kaca.

Akhirnya saya tetapkan untuk mencobanya juga. Tak disangka eksklusif terkesan pada pemakaian pertama. Unch!

Wanginya khas aromatik. Perpaduan dari aneka macam macam tumbuhan herbal orisinil Indonesia. Saya turut berbangga dengan produk karya anak bangsa yang satu ini. Bahkan berdasarkan saya peeling ini pantas masuk dan turut bersaing di pasar internasional. Setuju?

penampakan krim peeling mundisari mustika ratu


Krim peeling mundisari berwarna putih bersih. Bersih menyerupai warna kulit Anda nantinya kalau habis pakai peeling ini. Hihi. Teksturnya pekat dengan kekentalan khas menyerupai lulur wajah. Dan beliau sama sekali tidak berminyak.

Sensasi yang akan Anda rasakan ketika krim peeling ini dioleskan yaitu dingin. Kulit eksklusif terasa sejuk. Sangat cocok dengan wanginya. Kaprikornus terasa menyerupai sedang melaksanakan spa wajah aromatherapy.

Peeling ini sangat cocok bagi Anda yang ingin:
- melembutkan dan menghaluskan kulit wajah,
- membersihkan wajah dari kotoran dan minyak,
- mengangkat sel kulit mati secara lembut,
- mencerahkan wajah secara alami,
- mempercepat regenerasi sel kulit wajah,
- selalu tampak kekal muda.

Kalau Anda ingin merawat kulit dengan produk yang berbasis alami, peeling ini sudah sangat cocok. Selain itu peeling Mundisari sanggup digunakan pada segala jenis kulit. Pastinya lebih kondusif dengan kandungan herbalnya yang banyak itu. Love it!

Cara Pemakaian dan Efek ke Kulit

Cara pemakaian peeling mundisari ini sangat mudah. Cukup gosokkan pada wajah dan leher secara merata. Tidak usah terlalu tebal alasannya yaitu efeknya tidak akan jauh berbeda. Justru hanya menciptakan boros penggunaan.

Biarkan setengah mengering dulu gres gosok-gosok dengan gerakan memutar, kemudian bilas. Hal yang dirasakan pada kulit sebelum dan setelah peeling yaitu sebagai berikut;

Before
- Berminyak
- Lengket
- Kusam
- Kotor
- Cukup kasar

After
- Harum
- Lebih cerah
- Halus
- Tampak bersih
- Segar
- Terasa enteng

Untuk Anda yang ingin wajahnya terawat dengan baik dan sanggup memperkecil kemungkinan untuk disatroni jerawat, produk ini recommended untuk dicoba. Tidak perlu khawatir alasannya yaitu produknya dibentuk untuk all skin types.

Really for all skin types? Well, bahwasanya iya. Namun pada kondisi tertentu ada yang kulitnya tergolong sangat tipis. Kulit yang menyerupai itu tentunya tidak sanggup dirawat sengan sembarang produk.

Misal kulit Anda sudah dekat dengan chemical peeling. Ini butuh trial dulu untuk memastikan kecocokan produk. But over all, peeling Mundisari Mustika Ratu cocok untuk kulit kering, berminyak, atau kombinasi sekalipun.
 
Tutup flip top mudah tidak akan jatuh ketika dibuka
Lanjut ke plus dan minusnya. Secara umum saya secara pribadi menyukai produk ini dan juga sudah cocok di wajah saya. Jadi, inilah evaluasi saya. Mulai dari positifnya ya?!

(+) Kandungan materi alaminya banyak
(+) Wanginya menenangkan
(+) Harga terjangkau
(+) Tersedia dalam dua ukuran (besar 125 gram dan kecil 60 gram)
(+) Praktis dibawa kemana-mana
(+) Tube dengan tutup fliptop praktis

Bicara ihwal materi alami yang terkandung di dalam peeling mundisari, ternyata semuanya yaitu dari kearifan lokal nusantara. Check them out!
1. Curcuma heyneana root extract (ekstrak temu giring),
2. Graecum extract (ekstrak klabet),
3. Allantoin,
4. Castor oil (minyak jarak),
5. Simmondsia chinesis seed oil (jojoba oil),
6. Ekstrak daun kemuning.

Banyak kan kandungan materi alaminya? Itulah kelebihan dari produk-produk keluaran Mustika Ratu yang digawangi oleh BRA Mooryati Soedibyo.

Kabar buruknya, ternyata produk ini juga masih mempunyai kandungan materi yang banyak dihindari oleh masyarakat. Saya memasukannya dalam daftar minus produk ini.

(-) Mengandung methylparaben
(-) Mengandung propylparaben

Kenapa paraben masuk daftar kekurangan produk? Yuk dilanjut bacanya.

Kandungan Paraben di Dalam Produk Skin Care

Meski mengandung banyak materi herbal di dalamnya, ternyata produk ini masih memakai paraben. Sebenarnya penggunaan paraben dalam kosmetik niscaya persentasenya kecil.

Namun dikhawatirkan dengan pemakaian banyak produk yang mengandung paraben akan menciptakan imbas paraben semakin besar pada individu yang bersangkutan. Apalagi jikalau digunakan dalam waktu lama. Paraben sanggup diserap badan melalui lapisan epidermis kulit.

Sudah menjadi diam-diam umum jikalau paraben dikenal sanggup memicu terjadinya kanker pada tingkat akumulasi tertentu. Itulah mengapa ada beberapa orang yang sangat selektif dalam memilik produk skin care.

Di samping itu beberapa orang juga mengalami reaksi alergi jikalau terpapar produk yang mengandung zat paraben. Biasanya mereka akan mengalami gatal-gatal di kulit.

Untuk Anda yang tidak sanggup memakai peeling berparaben, Anda sanggup mencari yang non paraben. Anda sanggup mencoba The Body Shop Seaweed Pore Cleansing Facial Exfoliator atau The Body Shop Drop of Lights Pure Resurfacing Liquid Peel.

Peeling memang sangat dibutuhkan oleh kulit Anda. Terutama untuk semuanya saja yang usianya sudah menginjak 20+ alias bukan terpelajar balig cukup akal lagi. Regenerasi kulit Anda sudah semakin melambat, temans. Maka dari itu proteksi dari eksfoliator sangat dibutuhkan.

Pilihan ada di tangan Anda. Jika saya ditanya apakah akan repurchase produk ini maka jawabannya yaitu iya. Setidaknya hingga saya sanggup move on dari peeling ini dan itu entah kapan. 

Oke, sekian dulu untuk hari ini. Semoga goresan pena ini bermanfaat dan hingga berjumpa kembali di artikel berikutnya. Insyaa Allah. XOXO ^_^

(diens)

30 Januari, 2014

Pengalaman Eksklusif Konsumsi Teh Hijau Dan Efeknya Untuk Tubuh

By MOBILE-PRO | At 01.04 | Label : , , | 0 Comments
 Selamat tiba kembali di blog yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk menghadirkan kont Pengalaman Pribadi Konsumsi Teh Hijau dan Efeknya Untuk Tubuh

Hello again dears…! Selamat tiba kembali di blog yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk menghadirkan konten berfaedah bagi Anda,apa lagi kalau bukan . Speaking of which, ada yang suka dengan teh hijau? Iya teh hijau yang biasa dikenal dengan sebutan matcha itu. 


Dengan aneka macam khasiat dan kekayaan zat bermanfaat di dalamnya, tidak mengherankan jikalau minuman sehat ini berhasil menjadi salah satu minuman dengan jumlah penggemar tertinggi diantara jenis minuman herbal lainnya. Saya secara pribadi termasuk penikmat teh hijau semenjak beberapa ahad terakhir. Agak kepikiran untuk mengembangkan dongeng di blog ini, siapa tahu ada yang sedang butuh referensi, ya kan?

Eh iya di samping teh hijau kan juga muncul produk serupa yang entah sengaja atau hanya kebetulan saja, sama-sama memakai kata 'hijau' pada nama produknya. Coba tebak produk minuman apakah itu? Yes, minuman itu berjulukan kopi hijau atau green coffee. Pernah dengar? Kalau Anda ialah orang yang peduli dengan kesehatan (terutama peduli untuk selalu mempertahankan berat tubuh ideal) saya menerka Anda kenal dengan green coffee (atau setidaknya pernah dengar). 

Nah, di kesempatan ini saya hanya akan membahas pengalaman pribadi dengan teh hijau saja ya. Untuk kopi hijau jujur saja belum berminat mencoba sebab sudah ngeri duluan membaca beberapa kisah nyatanya. Hehe ^_^v

Teh Hijau Itu Teh yang Seperti Apa Sih?

Pernah bertanya ibarat itu jugakah dalam hati? Dulu waktu saya masih duduk di kursi sekolah, pernah sih mempertanyakan itu dalam hati. Saya yang pada waktu itu masih anak SD berpikir kenapa tidak semuanya saja dinamakan teh hijau, kan semua teh berdaun hijau. Haha pikiran anak kecil yang hmm ngapain juga hal begituan dipikirin!

FYI, teh memang terdiri dari beberapa jenis. Beberapa yang paling dikenal oleh masyarakat ialah teh melati, teh hijau, dan teh hitam. Ketiganya ini sudah pernah saya coba dan yes, memang berbeda semuanya baik dari segi harga, warna, rasa, hingga efeknya ke tubuh. 

Menurut saya orang menyebut teh hijau dengan sebutan itu sebab ketika diseduh dengan air mendidih, teh ini cenderung menciptakan air seduhan tersebut berwarna kehijauan. Sederhananya ibarat itu berdasarkan saya.

Apa Fungsi Dari Teh Hijau alias Green Tea?

Sebenarnya ada satu hal yang tertanam berpengaruh di dalam benak saya mengenai teh. Kalau ditanya wacana manfaat teh, hal pertama yang terlintas di pikiran saya yaitu untuk mengobati diare. Ini awalnya dari pengalaman pribadi waktu kecil dulu sakit mencret dan oleh ibunda dikasih teh super kental (dan itu pahit) hingga 3 gelas. 

Biidznillah walhamdulillah eksklusif sembuh diare saya hari itu juga. Cuma ya itu, teh yang digunakan cuma teh biasa. Ibu saya menyebutnya dengan istilah teh tubruk karena dibentuk sambil ditubruk. Hehe just kidding! Ketika diseduh warnanya jadi merah kecoklatan. 

Fix deh kalau itu bukan teh hijau. Soalnya teh hijau punya imbas berkebalikan dengan teh yang saya konsumsi waktu sakit diare itu. Teh hijau tidak akan menciptakan Anda sembelit. Lagipula air seduhan daun teh hijau cenderung berwarna kehijauan, bukan cokelat.

Ketika saya beranjak sampaumur dan mulai makan 'sembarangan' alias kurang sehat, tubuh ini memperlihatkan tanda-tanda kurang baik. Gejala paling menonjol ialah frekuensi buang air besar yang menurun drastis. Parah deh! Kadang dalam seminggu saya BAB hanya sekali. Kalau lagi beruntung bisa lah dua kali. 

Rasanya ibarat apa tuh di perut? Beuhhh...jangan ditanya guys! Super duper tidak nyaman, begah, eneg, perut jadi sakit cekit-cekit, kadang juga sesak nafas rasanya. Sampai suatu hari saya menemukan sekantong green tea di rumah.

Sejauh yang saya tahu, green tea punya khasiat yang terkenal untuk melangsingkan tubuh. Seperti apa cara teh hijau melangsingkan tubuh? Makara begini, di dalam teh hijau itu terdapat kandungan antioksidan yang super tinggi (pokoknya lebih tinggi dari teh biasa). Si antioksidan ini powerful banget untuk melawan radikal bebas. Iya radikal bebas yang kerjaannya membunuh sel-sel tubuh Anda. 

Selain antioksidan, di dalam teh hijau juga ada katekin yang lebih berpengaruh dari vitamin E dan C dalam menghentikan kerusakan oksidatif sel tubuh. Bonusnya, mangan, kalium, magnesium, asam folat, kafein, dan vitamin B juga ada di sana. Mungkin sebab itulah teh hijau cantik untuk mendukung jadwal diet. Mantap!

Baca juga:
Teh Hijau Tidak Bisa Melangsingkan Kalau Minumnya Begini

Pengalaman Minum Teh Hijau Kepala DJ*ENGGOT

Berawal dari tersadarnya saya akan kondisi metabolisme yang tampaknya sedang kurang baik akhir-akhir ini, saya mencoba ikhtiar dengan konsumsi teh hijau hangat setiap hari. Merk green tea yang saya konsumsi ialah KEPALA DJ*ENGGOT versi kemasan hemat seharga 4500 rupiah yang dibeli di toko sebelah. 

Kenapa saya beli kemasan hemat daripada kemasan besar? Alasan saya supaya teh yang saya beli ini tetap segar hingga habis. Kalau beli kemasan besar biasanya belum hingga habis teh sudah tidak segar lagi. 

Kadang hingga ada bacin kurang sedap dari tehnya saking kelamaan disimpan. Makara itulah alasan saya menentukan beli teh hijau kemasan ekonomis. Alasan lain ialah supaya tidak mubadzir dan berujung buang-buang uang.

Mau eksklusif bahas pengalaman saya? Jangan dong, kita bahas step by step ya agar lebih detail dan pesan & kesannya lebih mengena. Sepakat?!

Cara Minum Teh Hijau

Saya tidak memakai cara khusus atau teknik meracik teh apapun di sini. Maklum dong kemampuan meracik minuman saya hanya berdasar pengalaman selama menjadi anak kos. Pagi hari ketika bangkit tidur, saya akan eksklusif minum air bening. Kalau pas ada ya saya minum yang hangat, selebihnya ya minum air galon brand terkenal tanpa dihangatkan. 

Kenapa tidak dipanaskan? Jujur, kalau air dipanaskan pakai dispenser saya agak ragu dengan kualitas air yang dipanaskan terus menerus. So, saya lebih prefer air panas di termos sebab lebih terjamin sehat, insyaa Allah.

Baca juga:
Manfaat Ajaib Air Putih untuk Tubuh

Setelah minum air tadi, saya minum lagi air tapi kali ini dicampur madu murni. Segelas saja cukup soalnya kalau kebanyakan nanti malah sebah duluan. Habis itu saya makan buah apa saja yang tersedia di lemari es. Secukupnya saja asal buat ganjal perut.

Baca juga:
Keajaiban Minum Air Madu Setiap Hari

Kadang saya makan mangga, kadang juga apel, kadang juga pepaya, asal jangan pisang. Bahaya guys kalau pisang dikonsumsi pas perut kosong. Nah, habis makan buah terus minum teh hijau Kepa DJ*Enggot kapan? Sabar guys, habis ini yak! *_^

Habis makan buah saya biasa memperlihatkan jeda waktu sekitar 30 menit (atau boleh kurang) sebelum minum teh hijaunya. Kenapa begitu? Tujuannya untuk memastikan buah yang gres saja dikonsumsi tadi sudah hingga di lambung seluruhnya.

Seduh teh hijau memakai air mendidih. Setelah itu biarkan seduhan tersebut hingga sari teh hijau benar-benar keluar sebelum dikonsumsi. Untuk hasil terbaik konsumsilah seduhan teh hijau tanpa tambahan gula.

Akan tetapi jikalau Anda benar-benar tidak bisa minum yang tidak manis, silakan ditambahkan gula sesuai selera. Namun berdasarkan saya lebih baik memakai madu murni sebagai embel-embel daripada gula pasir. Selain lebih sehat, madu juga tidak akan menciptakan gendut.

Review Rasa Teh Hijau Kepala DJEnggot

Yeay now is time to review. Sebelumnya saya juga pernah mencoba teh hijau brand ternama lain yaitu TONG TJI. Kalau diminta untuk membandingkan rasa keduanya maka evaluasi saya secara umum keduanya nikmat dan terasa tehnya. Saya suka semuanya.

Untuk evaluasi yang lebih spesifik mengenai perbedaan rasa keduanya, pada brand TONG TJI terdapat sedikit sensasi rasa asam. Sementara untuk teh KEPALA DJENGGOT cenderung lebih pahit atau sepat di lidah.  Teh hijau KEPALA DJENGGOT tidak mempunyai semburat rasa asam sedikitpun. Over all keduanya segar dan recommended.

Efek Samping Teh Hijau Cap Kepala Djenggot

Beberapa dikala yang kemudian saya sempat browsing tentang imbas teh hijau cap Kepala Djenggot bagi kesehatan tapi apesnya artikel yang saya temukan itu tidak relevan dan cenderung agak asal-asalan dalam penulisannya. 

Menurut hemat saya, teh hijau brand apapun tidak akan menyebabkan imbas samping bagi yang meminumnya, kecuali jikalau Anda mengkonsumsinya secara hiperbola di luar batas normal. Misalnya hingga 1 liter teh dalam sehari. Heu...

Oke saya akan eksklusif review teh hijau untuk melancarkan BAB dan menjaga berat tubuh ideal. Saya mengkonsumsi teh hijau secara rutin di pagi hari sesudah sarapan. Kadang jikalau saya rasa teladan makan saya agak kelewatan tidak sehat (makanan berminyak dkk) hari itu saya akan minum satu cangkir lagi di malam hari sesudah makan malam. 

Baca juga:
Cara Alami Atasi Sembelit

Teh hijau mempunyai imbas yang baik untuk tubuh saya. Sejujurnya memang ibarat itu yang saya rasakan. Sejak mengkonsumsi teh hijau, metabolisme tubuh saya berjalan dengan lebih cepat. Tidak ibarat sebelumnya, frekuensi buang air besar saya meningkat dan kembali normal lagi sesudah rutin konsumsi teh hijau. Alhamdulillah.

Karena proses metabolisme dan pembuangan sisa masakan telah lancar kembali, tubuh saya jadi terasa lebih ringan dan energik. Perut yang tadinya agak membuncit pun telah kembali rata. Entah kemana lemak yang tadinya di sana. Hehe.

Sisa ampas teh saya pakai untuk digosokkan ke wajah dan berhasil membuatnya lebih higienis dan bebas jerawat. Kalau imbas terhadap berat badan, jujur saya tidak terlalu memperhatikan sebab berat tubuh saya hanya 47 kg selama ini tidak pernah naik drastis.

Baca juga:
Kulit Putih, Mata Cantik Hanya dengan Ampas Teh

Paling tinggi berat tubuh saya 51 kg itu waktu Sekolah Menengan Atas dengan TB 168 cm. Tapi agar kurus, perut saya agak buncit sebab BAB tidak teratur. Dan sedikit buncit di perut itu sekarang telah kempis berkat teh hijau. Yeay! In sum, saya lega dengan imbas teh hijau terhadap metabolisme tubuh saya. Langsung terasa efeknya bahkan semenjak cangkir pertama!

Saran

Untuk Anda yang ingin mencoba menunjukan manfaat teh hijau cap Kepala Djenggot untuk kesehatan atau untuk melangsingkan tubuh, sebaiknya jangan mengkonsumsinya secara berlebihan. Konsumsi teh secara hiperbola justru bisa memicu terjadinya penyakit tertentu ibarat liver/sirosis (pengerasan hati). 

Jika Anda ingin mendapat manfaat dari teh hijau sepenuhnya, sebaiknya konsumsilah teh hijau apa adanya tanpa tambahan gula. Jika ingin ada rasa manis maka tambahkan madu murni, bukan gula pasir. 

Mengapa saya bersikukuh menyarankan ibarat itu? Karena gula bisa mengacaukan jadwal kesehatan Anda. Tentunya tujuan utama Anda mengkonsumsi teh hijau ialah untuk mendapat kemajuan atas kondisi kesehatan Anda secara umum bukan? Maka lakukanlah sesuai standar kesehatan yang ada.

Demikian artikel saya wacana review teh hijau cap Kepala Djenggot untuk diet dan kesehatan. Saya sangat berharap semoga goresan pena ini bermanfaat untuk Anda. Sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya yang semoga tetap berfaedah, aamiin. Selamat mencoba konsumsi teh hijau dan semoga jadwal Anda berhasil! 

Jika Anda mempunyai pertanyaan atau saran terkait goresan pena ini, silakan tinggalkan pesan di kolom komentar di bawah. Komen yuk?! Xoxo ^_^


(diens)
Posting Lama ►
 

Best Patner

Copyright © 2012. KEBEBASAN - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz