17 Januari, 2014

Cara Membuang Sampah Jarum Dengan Aman


Hello dears, welcome to my blog!. Hari ini kita akan membahas perihal tips membuang sampah rumah tangga yang berbahaya yaitu jarum. Wah ngeri sekali ya kalau sampah jarum tidak disikapi dengan bijak. Bisa-bisa ada banyak orang yang celaka jawaban perilaku hambar kita dalam mengolah sampah jarum ini. Hayooo siapa saja di sini yang pernah membuang sampah jarum dengan melemparnya begitu saja?. Saya yakin banyak yang pernah melakukannya meski cuma satu kali, termasuk saya sendiri. Duh!.

Dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari biasanya kita sesekali akan membutuhkan jarum untuk menjahit pakaian yang sedikit koyak atau juga untuk menciptakan kerajinan tangan. Sayangnya, kita seringkali dibentuk resah perihal bagaimana cara membuang sampah jarum ketika jarum-jarum jahit ini sudah tidak layak lagi untuk dipakai. Misalnya sebab sudah berkarat. Betul?.

Seiring seringnya pemakaian, jarum jahit di rumah kita pun akan mulai lapuk bertahap jawaban terpengaruhi oleh waktu. Terlebih kalau kawasan penyimpanannya kurang aman dan kondusif. Contohnya kalau jarum disimpan di kawasan yang lembab. Hal itu akan mempermudah terjadinya korosi jawaban proses oksidasi. Akhirnya jarum yang Anda simpan jadi lebih praktis untuk berkarat. Jika sudah berkarat maka ujung-ujungnya jarum itu tidak sanggup lagi digunakan. Lalu apa yang biasanya Anda lakukan pada jarum yang sudah rusak dan berkarat ibarat itu?. Tentu saja kita akan membuangnya bukan?. Lalu apakah Anda sudah menerapkan tips cara membuang jarum yang baik dan benar?.

Cara Membuang Limbah Jarum
Dulu saya juga mencicipi hal yang sama dengan Anda semuanya. Pikiran saya selalu terbayang-bayang setiap kali habis membuang sebuah jarum ke dalam tong sampah. Ada pikiran dan ketakutan kalau jarum tersebut nanti terinjak oleh seseorang di kawasan pembuangan sampah sana. Itu artinya sama dengan saya menjadi penyebab celakanya orang lain. FYI, jarum yang telah berkarat sanggup memicu terjadinya sakit tetanus kalau hingga jarum itu terkena badan seseorang. Berita buruknya, tetanus yakni salah satu jenis penyakit yang sanggup membunuh seseorang.

Sejak ketika itu saya berpikir keras untuk menemukan cara paling sempurna untuk membuang sampah jarum. Selain runcing dan tajam, sampah jarum juga tidak sanggup terurai dengan mudah. Setidaknya diharapkan waktu yang tidak sebentar hingga jarum benar-benar hancur. Otak saya berpikir keras! Setelah mencari alternatif ini dan itu kesannya saya menemukan sebuah cara yang berdasarkan saya cukup efektif. Apakah itu???
 
cara praktis membuang jarum dengan aman
Memang sih saya belum tahu bagaimana cara mengolah limbah jarum, entah itu jarum suntik. jarum jahit, atau segala jenis jarum lainnya. Akan tetapi setidaknya kini saya menemukan cara praktis yang cukup efektif ini. Ya! Saya sudah menemukan sebuah inspirasi untuk mengurangi kemungkinan sampah jarum sanggup melukai orang lain.  Seperti apa cara membuang sampah jarum yang aman itu?. Let's check it out below.

Pertama-tama yang kita butuhkan yakni cotton buds, boleh yang bekas pakai ataupun yang masih baru. Kedua, ambil jarum yang akan kita buang. Masukkan jarum tersebut ke dalam cotton buds dengan cara menekannya dari salah satu sisi cotton buds hingga jarum benar-benar masuk seluruhnya ke dalam cotton buds tersebut. Masukkan dengan sangat berhati-hati supaya jarum tidak hingga melukai tangan kita. Terakhir, buang cotton buds yang berisi sampah jarum tersebut ke kawasan sampah. Selesai. ^_^

Gampang atau super gampang?. Dengan cara sederhana ini maka kemungkinan jarum itu melukai seseorang sanggup diminimalkan. Hanya saja cara ini mempunyai kekurangan yaitu ukuran jarum yang akan dimasukkan tidak sanggup lebih besar dan lebih panjang dari ukuran cotton buds yang kita pakai. Hehe... Bagaimana? Sudah tidak resah lagi kan mau membuang sampah jarum kemana dan bagaimana?. Mulai ketika ini jangan suka membuang sampah jarum sembarangan lagi ya.

Oke, demikian tips sederhana perihal membuang sampah jarum dengan aman ala saya. Semoga goresan pena ini bermanfaat dan hingga berjumpa kembali di artikel berikutnya.

(diens)
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Best Patner

Copyright © 2012. KEBEBASAN - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz