11 Februari, 2014

Fakta Wacana Tabir Surya Yang Wajib Diketahui Demi Kesehatan Kulit Anda



Apakah Anda bertempat tinggal di tempat tropis dengan sinar matahari yang cukup intensif setiap harinya? Bagi Anda yang bertempat tinggal di tempat tropis dan peduli akan kesehatan kulit, sunscreen sudah niscaya menjadi hal wajib yang harus selalu ready stock di kotak skin care. Betul? Seperti yang telah kita ketahui bersama, sinar ultraviolet pada jam-jam tertentu sanggup menimbulkan banyak sekali persoalan kesehatan serius. 

Salah satu jawaban radiasi sinar UV berlebih yakni penyakit kanker. Tahukah Anda? Meski memang orang-orang dengan warna kulit jelas lebih beresiko terkena kanker kulit, bukan berarti orang berkulit gelap 100% lebih aman. Orang berkulit gelap yang terdiagnosa penyakit kanker kulit pada umumnya akan meninggal karenanya. Hal ini bisa jadi sebab mereka kurang waspada dan tidak melaksanakan tindakan preventif.

Terkait dengan tabir surya atau sunscreen di sini saya akan memberikan 7 fakta perihal penggunaan sunscreen dan juga sekaligus perihal acara tanning atau berjemur di bawah sinar matahari. Silakan menyebarluaskan info ini kepada orang-orang terdekat Anda biar mereka pun tersadar betapa pentingnya menghindari paparan sinar matahari pada jam-jam berbahaya dan pastinya menyadarkan mereka untuk menentukan produk tabir surya yang tepat.

#1 Sunscreen Dalam Bentuk Spray Sebaiknya Dihindari
Saat banyak orang melihat bahwa sunscreen dalam bentuk spray lebih gampang dan nyaman untuk dipakai sebab lebih cair dan tidak lengket, ternyata sunscreen jenis spray merupakan tipe sunscreen yang buruk. Mari kita lihat dua alasan berikut ini. Pertama terkait sunscreen model spray, ada kekhawatiran jikalau akan terjadi iritasi serius jawaban terhirupnya cairan sunscreen. Mari kita renungkan sejenak, materi kimia dalam tabir surya tidaklah dirancang untuk dihirup ke paru-paru. Pada ketika kita memakai tabir surya spray, hampir mustahil untuk tidak menghirup cairan tersebut ketika tabir surya disemprotkan. Setidaknya ada sebagian kecil kecuali Anda menutup hidung dan ekspresi rapat-rapat dengan segera. Kedua, tabir surya model semprot sulit untuk diratakan ke seluruh permukaan kulit. Jadi, akan sedikit lebih sulit untuk memastikan seluruh tubuh  telah tercover dengan tabir surya tersebut.

#2 Kecanduan Tanning!
Orang yang telah sering melaksanakan tanning (menggelapkan warna kulit dengan cara berjemur di bawah sinar matahari) akan sering memperlihatkan tanda ketergantungan fisik dan psikologis. Maka dari itu saya langsung tidak terlalu menyarankan untuk Anda melakukannya tanpa konsultasi pada hebat kulit terlebih dahulu.

#3 Gunakan Tabir Surya Spektrum Luas untuk Melindungi dari Sinar UVA dan UVB
Seperti yang dikatakan oleh para ahli, UVB merupakan penyebab utama kulit terbakar jawaban sengatan matahari atau yang biasa disebut kulit gosong, sedangkan UVA akan menembus kulit lebih dalam dan menjadi biang kerok dari persoalan kerutan, kulit kendur, dan tanda-tanda penuaan lainnya.  

#4 Anda Tidak Butuh SPF Lebih Tinggi Dari 50
Meskipun SPF merupakan abreviasi dari Sun Protection Factor, jumlah yang tertulis di dalam aneka produk tabir surya ini hanya mengacu pada dukungan terhadap radiasi sinar UVB yang aben kulit saja lho. Dengan kata lain, SPF tidak akan memperlihatkan dukungan pada kulit terhadap sinar UVA yang merupakan faktor pemicu terjadinya penuaan dini dan kanker kulit. Makara fokuskan pada SPF spektrum luas, bukan hanya SPF dengan angka tinggi sebab angka ini hanya melindungi kulit Anda dari kegosongan.

#5 Hindari Tabir Surya yang Mengandung Oxybenzone
Hampir separuh dari semua produk tabir surya dan kosmetik mengandung oxybenzone. Padahal zat ini merupakan zat yang masuk dalam kategori berbahaya. Bahan kimia ini akan menembus kulit dan masuk ke dalam fatwa darah dan akan bertindak ibarat estrogen dalam tubuh. Hal ibarat ini akan memicu terjadinya alergi dan juga banyak sekali ancaman kesehatan ibarat endometriosis pada perempuan dan juga sperma rendah pada pria. Maka sangat penting bagi siapa saja untuk mengusut kandungan zat kimia di dalam produk tabir surya sebelum membeli dan menggunakannya.

#6 Tabir Surya Kadaluwarsa
Penting! Periksa secara rutin kapan masa kadaluwarsa tabir surya yang ada di rumah Anda. Kadaluwarsa ini tidak mesti sesuai tanggal expired date yang tertera ya guys. Dalam kondisi tertentu sebuah produk kosmetik sanggup mengalami kadaluwarsa lebih awal. Untuk ciri-ciri secara fisik, tabir surya mulai kadaluwarsa dan kehilangan kemampuannya dalam melindungi kulit dari radiasi sinar matahari ketika bahan-bahannya tidak tercampur secara sejenis lagi, mulai tampak berpasir, dan juga perubahan penampilan lainnya. Ayo kita cek tabir surya masing-masing.

#7 Tabir Surya Untuk Konsumen Eropa Lebih Super
Kandungan tabir surya untuk orang Eropa memang lebih superior daripada yang dipakai oleh mereka di benua Amerika. Di pasar Eropa, semua tabir surya yang beredar harus mempunyai kandungan UVA dan UVB filter yang minimal sepadan. Makara bukan hanya melindungi kulit dari kegosongan melainkan juga akan melindungi kulit dari penuaan dini dan banyak sekali persoalan kulit lainnya.

Bingung tabir surya mana yang sebaiknya Anda beli?
Jangan khawatir guys. Jika Anda merasa gundah dan galau terkait tabir surya ibarat apa yang bisa diandalkan untuk melindungi kulit dari dampak jelek sinar matahari sepenuhnya, kumpulkanlah semua tabir surya yang Anda miliki. Sekarang periksa komposisi atau materi yang terkandung di dalamnya. Tutup dan buang semua tabir surya semprotan, tabir surya kadaluwarsa, dan tabir surya dengan kandungan materi kimia berbahaya. 

Pastikan Anda mempunyai tabir surya dengan spektrum SPF 30-50+ yang belum kadaluwarsa dan mengaplikasikannya dalam jumlah cukup. Jangan mengoleskannya terlalu sedikit dan jangan pula berlebihan. Bahan kimia takaran tinggi yang terkandung di dalam tabir surya dikhawatirkan bisa menembus lapisan kulit dan akan mengakibatkan banyak sekali persoalan kesehatan nantinya.

Apa yang harus diperhatikan ketika seseorang beraktivitas di luar rumah?
Sebenarnya ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh siapa saja yang ingin menghabiskan waktunya di luar rumah, ibarat berkebun atau berlibur di pantai misalnya. Pertama, Anda perlu mengaplikasikan tabir surya dengan kandungan minimal SPF 30 akan tetapi tidak lebih dari SPF 50. Selanjutnya, Anda perlu membeli tabir surya yang mempunyai label sebagai tabir surya spektrum luas alias bisa melindungi dari sinar UVA dan juga UVB sekaligus.

Tabir surya bersama-sama merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, terlebih untuk mereka yang tinggal di tempat beriklim tropis ibarat Indonesia. Meski sinar matahari tidak bersinar terik sepanjang hari sepanjang tahun, pada bulan-bulan tertentu di trend kemarau matahari akan bersinar dengan sangat terik. Sinar matahari akan memancarkan radiasi UVA dan UVB terbesar pada jam 10 pagi hingga 3 sore. Maka untuk menghindari banyak sekali kemungkinan jelek di masa depan, tidak ada salahnya untuk mulai mempertimbangkan penggunaan tabir surya ketika Anda beraktivitas di luar ruangan.

Jangan lupa untuk menentukan tabir surya dengan SPF 30 hingga SPF 50 dan sebisa mungkin tanpa kandungan materi kimia takaran tinggi ibarat yang telah disebutkan sebelumnya di atas, oke?. Sekian dulu untuk hari ini, semoga artikel ini bermanfaat dan hingga berjumpa kembali di artikel menarik berikutnya. Seeya and stay tune! ^_^

sumber : banyak sekali sumber & pengalaman pribadi

(diens)
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Best Patner

Copyright © 2012. KEBEBASAN - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz